Hari Kedua Bertatap Maya dengan Pusdatin dan Duta Rumah Belajar Prov. Kalimantan Selatan
Kamis, 20 Oktober 2022
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Salam sehat bapak/ibu guru hebat dimanapun berada. Salam Rumah Belajar.
Cerita saya hari ini adalah tentang kelanjutan BimTek PembaTIK Level 4 Prov. Kalsel
Pada agenda hari kedua ini yaitu presentasi Action Plan dari semua peserta Sahabat Rumah Belajar Tahun 2022 Provinsi Kalimantan Selatan. MC tetap dibawakan oleh Bapak Syarif Rachman L dari Pusdatin dan Moderator Bapak Sukani Duta Rumah Belajar Kalimantan Selatan.Presentasi dilakukan peserta SRB dengan membagikan layar action plan dalam Google Meet. Dimulai dari peserta dengan nama Abjad A sampai Z.
Malam ini saya menggunakan kerudung maroon dan blazer pink keputihan.
Saya tidak akan menceritakan bagaimana teman-teman SRB mempresentasikan Action Plan mereka. Saat teman-teman sedang presentasi,saya mendengarkan sambil memperbaiki action plan saya yang saya rasa masih kurang bagus.
Setelah berkali-kali perbaikan, alhamdulillah ketika hampir tiba giliran saya, saya merasa action plan saya sudah lumayan lebih baik dari sebelumnya. Saat itulah tragedi terjadi.
Ketika giliran saya tinggal 2 peserta lagi, laptop saya tiba-tiba hang tidak bergerak dan tidak bisa diklik apa-apa, semua diam disatu layar hingga kurang lebih 5-10 menit. Saat itu saya bergegas mengambil HP dan menghubungi Ibu Rif'ah Radhiyati yang juga peserta PembaTIK Level 4, mentor saya ketika menjalani program GMT Level 1 dan 2. Saya mengatakan ke beliau bahwa Laptop saya hang dan mati sendiri. Lalu segera beliau menyarankan untuk mengirimkan action plan saya ke beliau dan menyarankan saya kembali ke Meet dengan HP.
Ketika beliau presentasi dan menjelaskan ketidak hadiran saya saat itu. "Terimakasih banyak ibu Rif'ah.. Pian selalu jadi mentor bagi ulun"
Tapi saya masih ingin berusaha menggunakan laptop. Ketika tiba-tiba semua aplikasi keluar sendiri. Semua aplikasi sudah bisa kembali dibuka lagi, dan segera saya membuka WA Web dan Login ke Link G Meet yang dikirim Pak Deni di WAG.
Saat kembali bergabung, giliran saya sudah terlewat. Tapi saya masih ingin mempresentasikan action plan saya, ingin tahu kesalahan dan kekurangan dari rencana saya itu. Sehingga saat diberi kesempatan saya mengklik ikon rise hand untuk bertanya dan izin presentasi.
Alhamdulillah saya bisa mempresentasikan hasil action plan saya dengan kegugupan luar biasa akibat kejadian sebelumya. Akhirnya beberapa kali saya salah ucap dan berulang saking gugupnya. Tapi saya sudah berusaha maksimal dengan kondisi seperti itu. Meski di luar dari rencana yang saya susun di kepala saya untuk presentasi, apapun hasilnya itulah usaha saya.
Begitulah sekilas cerita saya saat presentasi action plan di hari ke dua. Ini menjadi pengalaman dan pembelajaran berharga dari saya. Semoga ke depannya saya bisa lebih baik dan lebih banyak belajar. Aamiin..
Demikim cerita saya, mohon maaf apabila ada kesalaham kata atau ada unsur menyinggung yang tidak saya sengaja, semua itu bukanlah niat saya, tetapi saya hanya berniat untuk berbagu cerita dan pengalaman.
Akhiirul kalaam wa billahit taufiq wal hidayah. Wassalamu'alaikum Wr.Wb.



.jpg)
Komentar
Posting Komentar